Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis Kembali Terjadi di Subang! APH Diminta Turun Tangan, Usut Tuntas Kasus Ini

Rabu, 09 April 2025, April 09, 2025 WIB Last Updated 2025-04-09T16:26:16Z


Subang, Online_datapublik.com
- Dugaan kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini menimpa Hadi, wartawan media hadejabar.com, yang mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah saat hendak melakukan peliputan di wilayah Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (9/4).


Peristiwa tragis ini terjadi saat Hadi tengah menuju lokasi untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan dari salah satu perusahaan kandang ayam petelor di wilayah desa tersebut. 


Menurut salah satu rekan Hadi menjelaskan bahwa saat itu Hadi sedang dalam perjalanan menuju lokasi perusahaan kandang ayam petelor yang dilaporkan warga karena limbahnya mencemari lingkungan sekitar.


"Jadi posisinya Hadi lagi menuju ke sana. Di lokasi itu sudah ada beberapa orang yang diduga oknum dari perusahaan kandang ayam petelor yang memprovokasi warga," ujar rekan Hadi.


Tidak lama setelah itu, situasi memanas. Diduga akibat hasutan oknum dari perusahaan tersebut, Hadi menjadi sasaran kekerasan oleh sekelompok warga. Ia mengalami luka serius di bagian kepala, pendarahan hebat di hidung, dan memar di seluruh bagian wajah.


Hingga kini, belum diketahui siapa pelaku utama dalam insiden tersebut. Namun, dari rekaman video dan keterangan saksi menjadi bukti awal penting dalam proses investigasi lebih lanjut oleh pihak berwajib. Aparat kepolisian diharapkan segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini dan memberikan perlindungan terhadap para jurnalis yang tengah menjalankan tugasnya.


Insiden ini menuai keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk organisasi profesi wartawan di Subang. Mereka mengecam keras tindakan kekerasan tersebut dan mendesak aparat penegak hukum (APH) agar mengusut pelaku serta dalang di balik provokasi yang berujung pada penganiayaan terhadap Hadi.


“Kekerasan terhadap jurnalis adalah bentuk pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan hak publik untuk mendapatkan informasi. Negara harus hadir melindungi para jurnalis. Saat ini, Hadi telah mendapat penanganan medis dan sedang dalam proses pemulihan," ujar Yaya, seorang aktivis media di Subang.


( WS )

Komentar

Tampilkan

Terkini